PROFIL LULUSAN T.SIPIL

“Akademisi, Profesional, dan Technopreneur yang kompeten dan DINAMIS dalam Rekayasa Sipil”

 

Prodi Teknik Sipil akan menghasilkan lulusan yang dapat berkiprah sebagai seorang akademisi, profesional dan technopreneur yang kompeten dan memiliki Daya saing tinggi, INovatif, AManah, dan ISlami (DINAMIS) dalam bidang Rekayasa Sipil. Lulusan yang dihasilkan juga berwawasan lingkungan dan berbasis kebencanaan dalam melaksanakan perannya baik sebagai seorang akademisi, profesional, maupun technopreneur.

 

Capaian pembelajaran (Learning Outcome, LO)

Mahasiswa Prodi Teknik Sipil harus memenuhi 10 capaian pembelajaran berikut untuk meraih gelar Sarjana Teknik Sipil.

  1. Mampu menerapkan prinsip-prinsip matematika, ilmu pengetahuan alam, dan material serta teknologi informasi untuk memahami prinsip-prinsip keteknikan (engineering principles)
  2. Mampu melakukan riset yang mencakup identifikasi, formulasi dan analisis permasalahan rekayasa pada bidang rekayasa geoteknik, rekayasa transportasi, dan perancangan dan pembangunan prasarana (infrastruktur) seperti jalan, jembatan, gedung, dan bangunan air.
  3. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.
  4. Mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah rekayasa pada bidang rekayasa geoteknik, rekayasa transportasi, dan perancangan dan pembangunan prasarana (infrastruktur)dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan (environmental consideration).
  5. Menguasai pengetahuan tentang teknik komunikasi dan perkembangan teknologi terbaru dan terkini.
  6. Mampu mendesain pengembangan dan implementasi dari ilmu pengetahuan dan teknologi dengan memperhatikan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan mengacu pada peraturan (standard) dan etika ilmiah dalam menghasilkan berbagai solusi, gagasan, desain atau pemikiran kritis.
  7. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja di dalam maupun di luar lembaganya.
  8. Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya.
  9. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri.